Denganpengujian motor 1 silinder dengan 2 silinder yang dijalankan dengan kecepatan yang sama selama 1 jam, mesin 1 silinder lebih minim konsumsi bahan bakar ketimbang mesin 2 silinder. Mesin 1 Silinder vs 2 Silinder (Kesimpulan) Dengan demikian, bisa disimpulkan, motor dengan mesin 1 silinder punya karakter di putaran bawah dan menengah. Motoryang memiliki lebih banyak silinder akan menghasilkan performa dan suara lebih baik. Meskipun mesin satu silinder jauh lebih mudah digunakan dan menghasilkan banyak tenaga pada kecepatan mesin rendah, namun performamnya berbeda dengan yang memiliki banyak silinder. BACA JUGA: Abstract Motor diesel adalah salah satu dari internal combustion engines (mesin pembakaran dalam). Berdasarkan penelitian dan pengalaman motor diesel cenderung lebih rendah polus Jikakalian membayangkan secara penuh hanya dengan mengganti knalpot maka kita dapat mendapatkan suara mesin 2 silinder, maka kita akan kecewa karena Hasil Race MotoGP; Klasemen MotoGP; Galeri; Balap; DMCA Protected ★★★ Cek Pajak Kendaraan Bermotor Region Jawa Barat Secara Online ★★★ Suara Knalpot 2 Silinder Untuk Motor Dengan Krukas dibuat agar naik-turun bareng tapi beda langkah 270 derajat. "Motor zaman dulu 2 silinder bisa bersuara seperti moge karena beda siklus kerja antar silinder 1 dan 2 yaitu 270 derajat," jelas Muhammad Ilham dari bengkel IMJM Garage Ihsan Mantab Jiwa Motor, Bandung. Baca Juga : Wah, Ternyata Motor Yamaha Vega Yang Jadi Mobil 4 Roda Itu Loh. Denganpengujian motor 1 silinder dengan 2 silinder yang dijalankan dengan kecepatan yang sama selama 1 jam, mesin 1 silinder lebih minim konsumsi bahan bakar ketimbang mesin 2 silinder. Ninja 250R Kesimpulannya : Motor dengan mesin 1 silinder punya karakter di putaran bawah dan menengah. . Jakarta, AutonetMagz – Banyak sekali orang yang melakukan perdebatan non-ilmiah tentang motor 1 silinder atau motor 2 silinder. Beberapa orang menganggap motor 2 silinder lebih baik dibandingkan dengan motor 1 silinder atau sebaliknya. Faktanya ada beberapa poin yang menjadi pertimbangan mengapa motor menggunakan 1 silinder atau 2 silinder, daripada ngalor ngidul nggak jelas, sekali-kali saya Ridwan Hanif ingin memberikan penjelasan mengenai mesin 1 silinder dan 2 silinder. Karakter Mesin Mesin 1 silinder merupakan mesin yang lebih ringkas karena hanya memiliki 1 buah silinder saja, umumnya mesin 1 silinder memiliki tenaga di putaran bawah yang lebih berasa dibandingkan dengan putaran atas karena kecenderungan motor 1 silinder memiliki torsi yang lebih besar dibandingkan dengan mesin 2 silinder. Torsi yang membuat akselerasi mesin lebih terasa ketimbang Horsepower yang berguna untuk menambah top speed. Nah, torsi besar ini didapatkan karena downforce piston 1 silinder lebih besar dibandingkan dengan mesin 2 silinder. Namun karena downforcenya lebih besar, umumnya putaran mesin Rpm lebih rendah dibandingkan dengan mesin 2 silinder. Secara garis besar, mesin 1 silinder lebih cocok digunakan untuk stop and go di dalam kota. Sedangkan pada mesin 2 silinder, mesin ini memiliki piston yang lebih kecil, lebih ringan dan jumlah katup yang lebih banyak. Meskipun pistonnya lebih ringan, tetap saja jika dikali dua pasti lebih berat dibandingkan dengan satu buah piston mesin 1 silinder, belum lagi blok mesin yang lebih besar. Mesin 2 silinder memiliki kecenderungan Rpm yang lebih tinggi karena piston yang lebih kecil, ringan dan lebih dari satu buah. Karakter mesinnya pun lebih bertenaga di putaran atas dibandingkan bawah karena fleksibiltasnya. Dibandingkan dengan torsi, mesin 2 silinder lebih cenderung memaksimalkan horsepower. Jadi motor 2 silinder ini sangat cocok untuk trek-trek lurus untuk kebut-kebutan atau turing keluar kota. Nah, dari 2 jenis karakter mesin yang berbeda itu menghasilkan tenaga dan torsi yang berbeda pula. Tinggal pilih, butuh motor yang jago untuk trek pendek, stop and go, jalur menanjak atau motor yang bertenaga di putaran atas, jago di trek lurus dan memiliki top speed tinggi? Karena kita tidak akan bisa memilih keduanya sekaligus. Sebagai gambaran, umumnya motor satu silinder digunakan di motor-motor trail karena membutuhkan tenaga untuk menanjak dan akselerasi jarak-jarak pendek, begitupula dengan motor-motor perkotaan. Sedangkan motor 2 silinder atau lebih umumnya digunakan di motor-motor sport atau motor dengan mesin besar. Lah, kenapa mesin besar harus lebih dari 1 silinder? Karena jika piston terlalu besar dan berat, motor susah ngangkat bro, lain lagi jika 1 silinder pada motor ber-cc kecil. Tapi motor 650 cc saja masih ada yang menggunakan 1 silinder kok, namanya Suzuki LS 650. Sebaliknya, jika 2 silinder diterapkan di motor kecil, di motor 100 cc misalnya tenaganya pasti nggak bakalan nendang karena nggak ada downforcenya. Efisiensi Mesin 1 silinder pasti menang soal efisiensi bahan bakar dibandingkan dengan 2 silinder, karena mesin 1 silinder hanya memiliki 1 buah ruang bahan bakar dan 1 buah noozle bensin dibandingkan dengan motor 2 silinder. Selain efisiensi bahan bakar, efisiensi produksi motor 1 silinder pasti lebih hemat dibandingkan dengan mesin 2 silinder. Karena block mesin lebih kecil, klep lebih sedikit, crankshaft yang lebih pendek dan berkurangnya part-part mekanis karena jumlah silinder yang lebih sedikit. Jadi seharusnya harga motor 1 silinder lebih murah dibandingkan mesin 2 silinder. Tapi bukan berarti lebih jelek loh! Getaran Mesin Umumnya mesin dengan 1 silinder lebih bergetar dibandingkan dengan mesin 2 silinder, kenapa? Karena mesin 1 silinder memiliki piston yang lebih besar dan waktu pengapian yang lebih panjang dibandingkan mesin 2 silinder. Mesin 2 silinder memiliki waktu pengapian yang lebih pendek karena pengapian dilakukan bergantian dari piston 1 ke piston 2 dan downforce piston yang lebih rendah. Namun tidak selalu mesin dengan 1 silinder lebih bergetar dibandingkan dengan mesin 2 silinder. Ini kembali kepada engine mounting dan sasis yang digunakan oleh motor tersebut. Apalagi sekarang konstruksi sasis dan engine mounting motor sudah di desain sangat canggih untuk mengurangi getaran mesin. Jadi untuk getaran mesin tidak selalu mutlak motor 1 silinder harus lebih bergetar dibandingkan dengan mesin 2 silinder. Ride and Handling Seperti yang disebutkan sebelumnya, mesin 2 silinder lebih berat dibandingkan dengan mesin 1 silinder, dan ini berpengaruh kepada feeling ride and handling motor. Umumnya motor dengan 1 silinder lebih mudah diajak bermanuver karena konfigurasi mesinnya yang tegak lurus memudahkan motor untuk berbelok. Sedangkan mesin 2 silinder yang lebih lebar membuat keseimbangan motor tidak sebaik mesin 1 silinder. Namun karena mesin yang lebih berat dan lebih lebar dudukannya membuat motor 2 silinder lebih stabil dipacu di trek lurus di kecepatan tinggi. Makanya itu, motor 1 silinder lebih cocok digunakan di perkotaan yang membutuhkan skil selap-selip sana-sini dibandingkan dengan 2 silinder yang jago di trek-trek lurus. Itu juga yang membuat mengapa motor 1 silinder lebih sering dibilang motor untuk pemula karena lebih mudah dikendarai dibandingkan dengan motor 2 silinder. Eits nggak sampe disitu sebenarnya. Motor hari gini sudah jauh lebih canggih kok, jadi tidak selalu mutlak apa yang dikatakan diatas akan berlaku disetiap motor 1 silinder dan 2 silinder. Teknologi sasis yang canggih dapat membuat motor 2 silinder memiliki ride handling layakanya mesin 1 silinder dan sebaliknya. Hari gini gituloh! Suara Mesin Menarik nih membahas suara mesin motor, seharusnya diatas kertas suara mesin yang lebih banyak silindernya lebih halus karena waktu pengapiannya lebih pendek dibandingkan dengan mesin 1 silinder. Tetapi kayaknya nggak ngaruh-ngaruh amat deh, yang paling ngaruh sebenarnya saringan knalpot motor yang digunakan motor. Huehehehe
. Itu saja mungkin yang bisa di share, jadi kesimpulannya memang ada stereotipe yang berlaku antara motor 1 silinder dan 2 silinder jika ditinjau dari sisi teknik, namun selain tenaga dan torsi mesin, rekayasa sasis dan teknologi sangat berpengaruh terhadap performa motor tanpa harus bergantung pada jumlah silindernya. Ujung-ujungnya ya harus di review sih mana yang lebih baik. Hehehe
 403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID NCc-bqYeLTmeYICssYqxKKYYb29J0LVZc6eaFWje8n4VNHS6WVwQwA== Assalamu’alaikum wR wB Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan Hingar bingar karena munculnya R25, memberikan efek domino terhadap segala aspek yang menyertainya. Mulai dari harga, performance, penampilan dan lain sebagainya. Pengenai performa tentunya menjadi suatu yang sangat menyenangkan untuk diperbincangkan, karena r25 ini memunculkan performa di atas kompetitor. Sementara kompetitor ada berbagai merek dan spesifikasi, mulai dari yang satu silinder seperti cbr250, z250sl maupun yang dua silinder seperti n250, inazuma250. Kebetulan saat ini yang menjadi raja sentul adalah cbr250 yang cuma satu silinder, sehingga banyak muncul pertanyaan ” Hebat mana satu silinder dengan 2 silinder ?” Pertanyaan ini memang nggak jelas dan kurang detil, tapi inilah yang sering dipertanyakan oleh orang awam. Kalau melihat spesifikasi spek motor 250 cc, yang dua silinder seringkali lebih besar powernya dibandingkan dengan satu silinder. Tapi ketika IRS kelas 250 cc , kenapa yang sering menang yang satu silinder ? Mari kita detilkan perbedaan satu silinder dan dua silinder, dengan kelebihan dan kekurangannya
 Suatu engin ketika bekerja akan menghasilkan torsi yang bisa digambarkan sebagai berikut Artinya torsi yang dirasakan oleh poros crankshaft selama satu sikuls mesin 4tak / 720 derajat tidak rata, naik turun. Dan ini akan menghasilkan getaran. Untuk meredam getaran sekaligus meyimpan energi putar hasil dari langkah power stroke, maka bandul crankshaft dibuat besar dan berat. Dengan demikian getaran terasa lebih halus smooth, akan tetapi tidak hilang sama sekali, sehingga perlu ditambahkan bantul tambahan yang disebut counter balancer. Lihat gambar di atas, perbedaan torsi antara saat power stroke dan rata2nya sangat besar, sedang dengan adanya flywheel/bandul crankshaft naik turunnya kecepatan crnakshaft menjadi lebih dekat dengan rata-rata. Bandul yang besar memberikan keuntungan yaitu memberikan torsi yang besar, akan tetapi memiliki kerugian terhadap akselerasi putaran crankshaft. Untuk keperluan akselerasi putaran tinggi maka bandul harus diperingan dan diperkecil, akan tetapi langkah ini akan menimbulkan ketidak seimbangan torsi pada poros crancshaft. Untuk menyimbangkan, maka dijadikanlah mesin menjadi dua silinder untuk menghasilkan torsi yang lebih seimbang, sehingga mesin terasa lebih halus. Untuk mesin 2 silinder ada beberapa model, yaitu inline side-by-side, crossplane oppesed v-twin Atas dasar alasan tersebut, maka munculah sifat-sifat dari mesin satu dan dua silinder, baik kelebihan dan kekurangannya. Mesin satu silinder Kelebihannya Torsi besar di rpm rendah karena bandulnya besar, cocok buat motor tril dan harian yang cenderung stop and go Bensin lebih irit Mesin lebih sederhana dan lebih ringan Kekurangannya Getarannya lebih besar Tidak cocok untuk rpm tinggi stroke nya panjang, karena dibatasi oleh piston speed dan akselerasi putaran crankshaft-nya rendah Mesin dua silinder kebalikan dari satu silinder Karena penggunaan bandul yang lebih kecil dan ringan, mesin dua silinder membawa sifat bisa bekerja pada rpm yang lebih tinggi dari satu silinder. Sifat ini kemudian didukung dengan berbagai konfigurasi lainnya, seperti overbore, multi-valve, dohc dan lain-lain yang menjadikannya mesin yang performanya power dan torsi muncul di rpm yang lebih tinggi. Pada akhirnya menjadikan mesin multi silinder lebih berpotensi untuk mendapatkan power yang lebih besar pada rpm tinggi. Maka pada performa yang ekstrim, mesin multi silinder adalah mesin yang sangat cocok untuk tujuan balapan, sedangkan mesin satu silinder adalah mesin yang cocok buat garuk tanah. Sedangkan untuk keperluan harian, disesuaikan dengan kondisi jalan, jika treknya pendek-pendek, sering macet lebih cocok pake motor satu silinder. Sebaliknya jika treknya panjang-panjang dan jarang macet, maka sangat nikmat menggunakan motor dua silinder. Mohon maaf jika ada khilafnya, kepada suhu-suhu yang lebih kompeten mohon masukan dan koreksinya. semoga bermanfaat wassalamu’alaikum wR wB. Sekarang ini banyak sekali jenis motor yang beredar di tanah air, mulai dari jenis bebek, skuter, hingga sport. Mereka hadir dengan gaya dan pesona tersendiri dan kadang membingungkan para calon pembeli saat memilih. Untuk membantu Anda memilih, kali ini kami akan membahas mengenai segmen motorsport yang saat ini semakin banyak disukai pengendara motor di Indonesia, sepertiHonda CBR, Kawasaki Ninja, Yamaha, danSuzuki. Motor-motor itu datang dengan beragam karakter mesin dan dengan harga yang tidak jauh berbeda. Salah satu yang kerap menjadi pertanyaan dan bahan pertimbangan adalah apakah memilih motor dengan satu silinder atau dua silinder. Sebenarnya, di mana letak perbedaan signifikan dari keduanya? Apa nilai lebih serta kekurangan masing-masing mesin itu? Mari kita bahas satu-persatu. Pandangan umum Mesin bersilinder tunggal adalah yang paling banyak digunakan oleh beragam jenis motor, mulai dari motor bebek, skutik, hingga motor dengan karakter sport. Motor dengan mesin jenis ini terlihat ringkas dan kompak. Mesin jenis ini menekankan pada efisiensi ruang dan bahan bakar, serta biasanya hanya digunakan pada volume mesin yang kurang dari 400cc. Sedangkan mesin dua silinder diciptakan untuk mendongkrak tenaga dan kecepatan. Tak heran jika motor bermesin ini bisa dipastikan berpenampilan sporty. Hingga saat ini belum ada motor bebek dan skuter yang menggunakan konfigurasi mesin dua silinder. Karakter mesin cara kerja mesin 4 silinder Autonetmagz menjelaskan bahwa mesin dengan komposisi satu silinder merupakan mesin yang lebih ringkas. Mesin jenis ini lebih bertenaga di putaran rendah karena mesin satu silinder cenderung memiliki torsi yang lebih besar ketimbang mesin 2 silinder. Dengan karakter seperti itu, motor dengan mesin jenis ini lebih cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari di dalam kota. Ada dua jenis mesin satu silnder sesuai dengan jumlahcamshaft yang digunakan, yakni SOHC dan DOHC. Cara kerja mesin 2 silinder Sedangkan mesin berbasis 2 silinder memiliki piston yang lebih kecil, lebih ringan, dan jumlah katup yang lebih banyak. Namun, walau pistonnya lebih ringan, mesin ini tetap lebih berat dan lebih besar dibanding mesin 1 silinder. Karakter mesin jenis ini lebih bertenaga di putaran atas, sehingga nyaman untuk melibas jalanan lurus atau melakukan perjalanan jarak jauh. Terlebih mesin ini biasanya dibekali teknologi DOHC. Tenaga mesin Ninja 250 fi vs 250 sl Selanjutnya kita bahas perbedaan performa antara kedua jenis mesin itu. Melalui video di atas, yang membandingkan dua motor bervolume mesin sama yakni 250cc, tampak kecepatan maksimum yang dihasilkan oleh motor 2 silinder lebih unggul dibandingkan motor 1 silinder. Tenaga mesin 1 silinder justru sangat terasa di putaran bawah dan menengah, sehingga ia lebih unggul pada start awal, dari diam hingga putaran mesin menengah. Namun begitu menginjak putaran mesin atas, mesin dua silinder berbalik unggul. Banyak yang mengatakan kalau getaran mesin 1 silinder lebih terasa dibandingkan mesin 2 silinder, hal ini disebabkan volume pistonnya yang lebih besar. Sebagai contoh, untuk motor 250cc dengan 1 silinder, maka ukuran pistonnya lebih besar dibanding motor 250cc dengan 2 silinder yang merupakan gabungan dari 2 piston 125cc. “Motor dengan 1 silinder pada rpm tinggi sudah mulai bergetar dan tidak stabil, beda dengan 2 silinder yang minim getaran di rpm tinggi sehingga motor akan tetap stabil,” ungkap Nurwanto, salah satu mekanik Kawasaki, seperti dikutip dari Otomotifnet. Suara mesin YAMAHA Yzf R25 Dengan pembekalan 2 pembakaran, suara mesin motor 2 silinder tentunya lebih halus dan merdu dibandingkan motor 1 silinder yang terdengar lebih kasar dan menggelitik. Tak heran, banyak pengguna motor dengan mesin 2 silinder mengganti muffler tabung saringan knalpot dengan produk aftermarketagar suara motor mereka terdengar lebih garang dan sporty. Efisiensi bahan bakar Secara umum, untuk pemakaian bahan bakar, motor dengan mesin 1 silinder lebih irit, karena kebutuhan tenaganya hanya terfokus pada putaran rendah. Sebaliknya, motor 2 silinder akan lebih boros dalam menenggak bahan bakar mengingat mesin memerlukan pembakaran besar para putaran mesin tinggi. Pengendalian Untuk pengendalian, karena bobot yang lebih berat dan putaran mesin tinggi yang stabil, motor bermesin dua silinder lebih nyaman untuk perjalanan jarak jauh atau jalanan lurus. Sedangkan motor dengan mesin 1 silinder, karena lebih ringan, lebih nyaman saat diajak bermanuver pada kondisi jalanan yang macet. Jika Anda lebih sering mengarungi kemacetan kota, akan lebih bijak bila menggunakan motor bermesin 1 silinder. Perawatan Mesin 1 silinder lebih sederhana sehingga lebih mudah untuk dirawat. Apabila Anda masuk bengkel untuk melakukan pembenahan mesin atau hanya sekedar servis, mekanik bengkel hanya perlu membenahi satu piston, 4 klep, dan komponen lain yang tertata sederhana. Sedangkan perawatan motor dengan mesin 2 silinder akan sedikit lebih rumit. Tak hanya Anda sebagai pemilik motor, para mekanik bengkel pun harus fokus menangani banyak komponen mesin, seperti penyetelan 2 piston, 8 klep, dan beberapa komponen lain dengan konfigurasi yang rumit. Pastinya, perawatan motor 2 silinder membuat Anda mesti merogoh kantong lebih dalam. “Biaya untuk servis rutin lebih mahal 2 silinder karena komponennya yang lebih banyak dari 1 silinder. Untuk jangka servis relatif, tergantung pemakaian.” ungkap Tugimin, Development Service Kawasaki, seperti dikutip Otomotifnet. – Sepeda motor yang kita kendarai dalam perkembanganya setiap tahunya selalu ada produk terbaru yang diciptakan oleh berbagai produsen , baik itu honda , yamaha , suzuki atau kawasaki dan produsen motor lainya. Sepeda motor di zaman sekarang ini sudah mengalami kemajuan yang cukup pesat sejak awalnya di ciptakan. Begitu juga dengan mesin motornya , mesin motor dalam aplikasinya dibagi bagi ada beberapa jumlah slinder diantaranya bisa anda lihat dibawah ini Mesin Motor 1 Silinder Umumnya motor 1 slinder ini dibekali dengan kapasitas mesin range 125 sampai 250 cc, untuk type motornya ada CB 150 r , New Vixion, Tiger, Verza dll Mesin Motor 2 Silinder Untuk motor jenis mesin 2 slinder ada ninja 250 FI , yamaha R25 , CB 500 R dan kawasaki ER-6N. Mesin motor 3 silinder untuk motor yang sudah menggunakan mesin 3 silinder biasanya kapasitas mesinya diatas 650 cc , contoh motor 650cc tersebut ada pada MV Agusta F3 675. Mesin Motor 4 silinder Motor yang menggunakan mesin 4 slinder ini biasanya mempunyai kapasitas mesin diatas 900 , tipe motor terdapat pada Kawasaki Z1000. Sebenarnya besarnya kapasitas cc mesin motor tidak terlalu mempengaruhi jumlah silinder, hanya saja jumlah slinder disesuaikan dengan posisi motor tersebut. Sebagai contoh ada motor yang memiliki kapasitas cc besar yaitu 250 tapi masih menggunakan 1 silinder yaitu CBR 250 R. Kemudian ada juga motor yang menggunakan mesin 2 silinder dengan kapasitas mesin 250cc yaitu pada ninja 250 FI. Jika produsen atau pabrikan ingin mencangkokkan mesin 3 silinder dengan kapasitas mesin 250 cc tentunya tidak akan menjadi masalha , hanya saja harga motor tersebut kemungkinan besar memiliki harga yang sangat tinggi mahal Pada kesempatan ini saya ingin sharing beberapa perbedaan mengenai mesin 1 silinder sampai 4 silinder. Perbedaan silinder ini bisa dilihat dari suara knalpot yang dikeluarkan. Langsung saja simak videonya dibawah ini Suara Mesin Motor 1 Silinder CBR 250 dibawah ini memilki suara yang kasar ,jika di dengarkan baik baik suaranya akan terdengar seperti “Roongg” Suara Mesin Motor 2 Silinder Untuk motor 2 silinder ninja 250 dibawah ini sangat khas sekali suaranya, anda bisa mengdengarkan sendiri hasilnya lebih halus “Ruungg” Suara Mesin Motor 3 Silinder Motor 3 silinder ini sangat khas , lebih khas dari pada 2 slinder ,anda bisa mendengarkan dengan melihat video motor Suara Mesin MV Agusta F3 dibawah ini Suara Mesin Motor 4 Silinder Motor yang sudah menggunakan mesin 4 silinder ini suaranya sangat khas, jika dibandingkan 1,2,3 , kalau didengarkan lebih detail seperti suara pada mobil, hampir seperti mobil Aston Martin atau Ferrari. Suaranya berbunyi ” Zingg, Zing.. Bagaimana..? suara seperti motor anda pada video diatas..? apakah masuk dalam kategori 1 , 2 ,3 atau 4 hehe, saya yakin kalau tidak mesin 1 silinder pasti 2 silinder, karena untuk membeli motor 3 atau 4 silinder harganya rampai ratusan juga rupiah. Dari pada membeli motor mending untuk membeli rumah. Demikian informasi yang membahas mengenai Perbedaan Motor 1 Silinder Sampai 4 Silinder Lengkap,semoga bermanfaat dan terima kasih sudah berkunjung di jangan lupa untuk like share dan comment. Visited 1 times, 1 visits today Seorang Blogger biasa yang suka banget dengan dunia otomotif , mulai dari motor drag ,modifikasi motor dll . Keseharian hanya menulis di website pribadi dan situs besar lainya. Yang Pengen Kenalan Monggo Invite PIN BBMku 5715885A Post navigation Artikel Terkait Jakarta - Pabrikan motor di Indonesia saat ini berlomba untuk mendapatkan pasarnya sendiri dengan memproduksi berbagai macam jenis varian motor. Untuk kelas 250 cc misalnya, meskipun mengusung kapasitas mesin yang sama besarnya, mesin yang digunakan memiliki karakter berbeda. Ada yang 1 silinder dan ada yang 2 yang bilang mesin 2 silinder lebih bagus dan canggih, sedangkan mesin satu silinder sudah ketinggalan zaman. Demikian pula sebaliknya, dan lain sebagainya. Sebenarnya apa sih kelebihan dan kekurangan kedua tipe mesin tersebut? Mana yang lebih baik?PERFORMA Perbedaan yang utama dibahas adalah masalah performa mesin seperti kecepatan dan torsi. Sepeda motor yang menggunakan silinder tunggal jelas tertinggal oleh sepeda motor yang menggunakan 2 silinder dalam masalah top speed. No credit No caption Mesin 1 silinder perawatan lebih murah karena komponen lebih sedikit Jakarta - Sepeda motor yang menggunakan silinder tunggal hanya unggul di putaran bawah sampai menengah karena langkahnya panjang. Sehingga memiliki torsi yang lebih besar dibandingkan 2 silinder. Sedangkan untuk top speed, motor yang menggunakan 2 silinder cenderung lebih unggul dari silinder tunggal. Lantaran langkahnya lebih pendek dan putaran mesinnya bisa lebih tinggi, tenaga yang bisa diraih pun lebih besar. No credit No caption Mesin dua silinder putarannya bisa lebih tinggi karena langkahnya lebih pendek “Motor dengan 1 silinder pada rpm tinggi sudah mulai bergetar dan tidak stabil beda dengan 2 silinder yang minim getaran di rpm tinggi sehingga motor akan tetap stabil,” ungkap Nurwanto, salah satu mekanik Kawasaki, PT. Jakaindo Sarana Utama, Jl. KH Hasyim Ashari Pinang, Ciledug, BAHAN BAKARBahan bakar identik dengan kecepatan, semakin cepat kendaraan tersebut maka semakin banyak bahan bakar yang digunakan. Silinder tunggal lebih irit daripada 2 silinder karena untuk mendapatkan tenaga yang sama mesin dua silinder butuh rpm yang lebih tinggi, sehingga memakan lebih banyak bahan bakar. “Dua silinder blok mesin lebih kecil, klep juga lebih kecil, ” jelas Bangky pemilik bengkel khusus CBR, Bangky Motor Sport, Jl. Juanda Depok. Untuk suara kalau pakai knalpot racing lebih enak dengar yang dua silinder PERAWATANMotor 1 silinder adalah motor yang sederhana. Dengan satu silinder, mesin ini memiliki kinerja yang lebih sederhana dan lebih mudah dirawat. Mekanik hanya perlu menangani satu piston, 4 klep, dan onderdil lainnya yang tidak memiliki susunan 2 silinder membuat proses perawatan mesin lebih rumit karena mekanik berhadapan dengan banyak komponen mesin daripada mesin 1 silinder. Mesin 2 silinder yang memiliki 2 piston, 8 klep, 2 seher, dan lain-lain. Keberadaan komponen mesin yang lebih banyak, khususnya piston dan klep, membuat agak sedikit kerepotan dalam hal perawatan.“Biaya untuk servis rutin lebih mahal 2 silinder karena komponennya yang lebih banyak dari 1 silinder,untuk jangka service relatif, tergantung pemakaian.” ungkap Tugimin, Development service Kawasaki, PT. Jakaindo Sarana Utama, Jl. KH. Hasyim Ashari Pinang, memiliki karakteristik yang unik dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

perbedaan motor 1 silinder dan 2 silinder